REKRUITMEN CALON SURVEIOR AKREDITASI

LEMBAGA AKREDITASI AKREDITASI INDEPENDEN

SEMAR BHAKTI NUSANTARA

  1. Pendahuluan

Dalam rangka peningkatan layanan kepada masyarakat oleh Puskesmas, Klinik Pratatama, Laboratorium Klinik dan Unit Transfusi Darah telah dilakukan berbagai upaya peningkatan mutu dan kinerja antara lain dengan pembakuan dan pengembangan sistem manajemen mutu dan upaya perbaikan kinerja yang berkesinambungan baik dalam pelayanan klinis, manajemen, dan penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan.

Akreditasi merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan Puskesmas, Klinik Pratatama, Laboratorium Klinik dan Unit Transfusi Darah

Lembaga independen penyelenggara akreditasi sebagai penyelenggara akreditasi dan peran Kementerian Kesehatan RI sebagai regulator. Penyelenggaraan akreditasi yang dilakukan oleh lembaga independen tersebut meliputi tahapan survei dan tahapan penetapan akreditasi.

Survei akreditasi dilakukan oleh surveior akreditasi yang kompeten untuk melakukan survei akreditasi secara objektif yang didasarkan pada standar, kriteria, dan elemen penilaian yang ada pada standar akreditasi yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi memerlukan surveior dalam jumlah dan kualitas yang memadai. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi hal tersebut Lembaga Akreditasi Independen Semar Bhakti Nusantara akan melakukan rekruitmen calon surveyor Puskesmas, Klinik Pratatama, Laboratorium Klinik dan Unit Transfusi Darah

  1. Persyaratan Umum
    1. pengalaman sebagai Tenaga kesehatan.
    2. Sehat rohani dan jasmani termasuk bebas narkoba.
    3. Pendidikan dan Pengalaman Kerja memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015:
  2. Surveyor Bidang Administrasi Manajemen
    • Tenaga kesehatan dengan pendidikan paling rendah Strata Satu (S1) bidang kesehatan.
    • Mempunyai pengalaman bekerja di Puskesmas, mengelola program pelayanan kesehatan dasar, dan/atau mengelola program mutu pelayanan kesehatan dasar paling singkat 3 (tiga) tahun.
  3. Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat.
    • Tenaga kesehatan dengan pendidikan paling rendah Strata Satu (S1) atau D IV bidang kesehatan.
    • Mempunyai pengalaman bekerja di Puskesmas dan/ atau mengelola program pelayanan kesehatan dasar paling singkat 3 (tiga) tahun. 
  4. Bidang Upaya Kesehatan Perseorangan.
    • Tenaga medis.
    • Pernah bekerja di Puskesmas dan/ atau Klinik paling singkat 1 (satu) tahun.
  5. Surveior Laboratorium Klinik
    • Tenaga kesehatan dengan pendidikan paling rendah Strata Satu (S1) / D IV bidang kesehatan.
    • Mempunyai pengalaman bekerja di Laoratorium Klinik dan/ atau mengelola pelayanan Laoratorium Klinik paling singkat 3 (tiga) tahun. 
  6. Surveior Unit Transfusi Darah
    • Tenaga kesehatan dengan pendidikan paling rendah Strata Satu (S1) bidang kesehatan.
    • Mempunyai pengalaman bekerja di Unit Transfusi Darah dan/ atau mengelola pelayanan Unit Transfusi Darah paling singkat 3 (tiga) tahun. 
  7. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
  8. Tidak pernah atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
  9. Mampu mengoperasionalkan MS office (word, excel dan power point) dan internet.
  10. Bersedia mematuhi kode etik, peraturan internal dan pedoman lain yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Independen Semar Bhakti Nusantara.
  11. Bersedia ditugaskan di seluruh daerah (Perkotaan, Pedesaan, Terpencil, Sangat Terpencil, Perbatasan) di Indonesia.
  1. Persyaratan Pendaftaran:
    1. Calon surveior harus melakukan pendaftaran secara online melalui website yang dibuat oleh LAI-SBN: http//sbn.or.id dengan mengunggah (upload) dokumen persyaratan dalam bentuk PDF berukuran maksimum 2 (dua) Mb sebagai berikut:
    2. Surat lamaran
    3. Daftar riwayat hidup (Curiculume Vitae)
    4. Ijazah S1 di bidang kesehatan
    5. Kartu Tanda Penduduk (elektronik)
    6. Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
    7. Surat keterangan dari pengadilan setempat yang menyatakan tidak pernah terkena kasus hukum (dapat diunggah sebelum wawancara)
    8. Surat rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota atau Pimpinan Instansi Tempat Bekerja.
    9. Surat dari atasan langsung (minimal eselon 2) bagi ASN dan pimpinan instansi bagi yang non-ASN, yang menyatakan bahwa :
      • Yang bersangkutan tidak pernah atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat
      • Mengijinkan yang bersangkutan untuk ditugaskan survei oleh LAI-SBN.
    10. Kartu asuransi kesehatan (misalnya JKN – KIS, dll).
    11. Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit milik Pemerintah Pusat/ Pemerintah Daerah.
    12. Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Rumah Sakit milik Pemerintah Pusat/ Pemerintah Daerah.
    13. Hasil Test Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) (dapat diunggah sebelum wawancara).
    14. Surat izin suami/ istri (bagi yang berkeluarga) bermaterai Rp 000,-
    15. Surat pernyataan mampu menggoperasikan Microsoft office bermaterai Rp 000,- (word, excel dan power point) dan Internet
    16. Surat pernyataan tidak merokok, termasuk rokok elektrik bermaterai Rp 000,-
    17. Surat pernyataan bersedia ditugaskan di seluruh daerah (Perkotaan, Pedesaan, Terpencil, Sangat Terpencil, Perbatasan) di Indonesia bermaterai Rp 000,-
    18. Surat pernyataan bersedia mematuhi kode etik, peraturan internal dan pedoman lain yang ditetapkan oleh LAI – SBN bermaterai Rp000,-
    19. Foto berlatar belakang merah (maksimal 2 MB type JPEG)
    20. Pendaftaran dan upload dokumen ditetapkan kemudian.
    21. Pemberitahuan bagi peserta yang telah lulus seleksi administrasi dan verifikasi dokumen (seleksi tahap I) disampaikan melalui akun masing-masing.
    22. Bagi calon peserta surveior yang lulus seleksi administrasi dan verifikasi dokumen, diwajibkan mengikuti tes pengetahuan secara online (Seleksi tahap II) yang akan dilaksanakan oleh LAI – SBN.
    23. Bagi calon surveior yang lulus seleksi administrasi dan test online harus mengikuti seleksi tahap III berupa tes wawancara dan kemampuan mengoperasikan komputer (MS office: word, excel dan power point) dan internet.
    24. Peserta yang lulus tes wawancara dan kemampuan mengoperasikan komputer (seleksi tahap III) akan direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan calon surveior akreditasi FKTP.
    25. Biaya yang timbul selama test wawancara dan kemampuan komputer seperti akomodasi, transportasi, komsumsi, dll menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
  1. Kegiatan Seleksi:

NO

KEGIATAN

KETERANGAN

1

Pendaftaran Online

Website LAI – SBN

2

Seleksi Tahap I:

Seleksi Administrasi dan verifikasi Dokumen.

Tim seleksi 

3

Penyampaian hasil seleksi tahap I   

Website LAI – SBN (akun masing-masing)

4

Seleksi Tahap II:

Test teori dan pengetahuan secara online 

Website LAI – SBN (akun masing-masing)

5

Seleksi Tahap III:

Test Wawancara dan Kemampuan Komputer

Sekretariat Website LAI – SBN

6

Pengumuman Hasil seleksi Calon Peserta Pelatihan Surveior FKTP

Pengumuman melalui

Website LAI – SBN  

  1. PENUTUP

Sambil menunggu ketentuan lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan RI, bagi Calon Surveior yang berminat menjadi surveior pada LAI-SBN agar mendaftarkan diri melalui link yang telah disediakan. Untuk informasi lebih lanjut akan disampaikan melaui Chat WA dan atau email calon surveoir terdaftar.